Panduan Langkah Demi Langkah Tentang Cara Menjaga Akses Cuci Darah (Cimino)


Menjaga akses jalan darah (khususnya Cimino atau AV Fistula) sangatlah krusial. Jika akses ini rusak atau tersumbat, proses cuci darah tidak bisa dilakukan dan Anda mungkin harus menjalani prosedur bedah ulang.

Berikut adalah panduan praktis untuk merawat Cimino Anda agar tetap berfungsi optimal dan awet:
Panduan Merawat Akses Cimino (AV Fistula)

Cimino adalah "tali nyawa" bagi pasien cuci darah. Karena ini adalah penyambungan pembuluh darah arteri dan vena, tekanannya sangat tinggi dan rentan terhadap gangguan luar.

1. Cara Mengecek Fungsi Cimino Setiap Hari
Anda harus memastikan Cimino bekerja dengan baik setiap pagi dan sebelum tidur:
  • Rasakan Getarannya (Thrill): Tempelkan tangan Anda di atas luka operasi Cimino. Anda harus merasakan getaran halus seperti dengkur kucing atau getaran mesin yang konstan.
  • Dengarkan Bunyinya (Bruit): Jika getaran sulit dirasakan, Anda bisa menempelkan telinga (atau menggunakan stetoskop) untuk mendengar bunyi "wus-wus" yang berirama sesuai detak jantung.
  • Waspada Jika Berhenti: Jika getaran hilang atau melemah, segera hubungi unit hemodialisis atau dokter bedah vaskuler. Ini tanda adanya sumbatan (trombosis).

2. Larangan Keras pada Lengan Cimino
Lengan yang memiliki Cimino harus diperlakukan "istimewa". Hindari hal-hal berikut:
  • Jangan Digunakan untuk Tensi: Jangan biarkan petugas medis memasang manset tensi di lengan Cimino. Tekanan manset bisa menghentikan aliran darah dan memicu sumbatan.
  • Jangan Diambil Darah/Infus: Lengan ini tidak boleh ditusuk untuk cek laboratorium rutin atau pemasangan infus di luar proses cuci darah.
  • Jangan Memakai Pakaian Ketat: Hindari baju dengan lengan yang sempit atau jam tangan/gelang yang menekan jalur Cimino.
  • Jangan Menindih Saat Tidur: Pastikan lengan Cimino tidak tertekuk atau tertindih badan saat Anda tidur.
  • Jangan Mengangkat Beban Berat: Hindari membawa tas belanja atau beban berat menggunakan lengan tersebut.

3. Menjaga Kebersihan untuk Mencegah Infeksi
Infeksi pada akses darah bisa masuk ke jantung dan sangat berbahaya:
  • Cuci Sebelum Cuci Darah: Sebelum ditusuk jarum di rumah sakit, cuci lengan Anda dengan sabun antiseptik yang disediakan.
  • Jangan Menggaruk: Jika area Cimino terasa gatal (sering terjadi karena kulit kering), jangan digaruk dengan kuku karena luka kecil bisa menjadi pintu masuk bakteri. Gunakan pelembap sesuai saran dokter.
  • Perhatikan Tanda Infeksi: Segera lapor jika area Cimino tampak merah, bengkak, terasa panas, atau mengeluarkan nanah.

4. Perawatan Pasca Penusukan (Setelah Selesai Cuci Darah)
Setelah jarum dicabut, biasanya akan dipasang plester atau perban tekan:
  • Jangan Terlalu Kencang: Pastikan perban menekan luka bekas jarum, tapi jangan sampai mematikan getaran (thrill) Cimino.
  • Waktu Lepas Perban: Biasanya perban boleh dilepas setelah 4–6 jam atau sesuai instruksi perawat, agar kulit bisa bernapas dan tidak iritasi.
  • Bersihkan Bekas Plester: Jaga agar kulit tetap bersih dari sisa-sisa lem plester yang bisa memicu gatal.
Dengan perawatan yang telaten, sebuah Cimino bisa bertahan hingga bertahun-tahun tanpa perlu dioperasi ulang.