Sayangi Tubuh - Stres merupakan bagian alami dari kehidupan sehari-hari yang bisa memengaruhi kesejahteraan fisik dan mental seseorang. Namun, hubungan antara stres dan obesitas, terutama pada ibu rumah tangga, menjadi perhatian penting dalam kesehatan masyarakat. Seiring dengan peran yang semakin kompleks dalam rumah tangga dan masyarakat, ibu rumah tangga sering mengalami tingkat stres yang tinggi, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada risiko obesitas.
Pertama-tama, stres memicu respon tubuh yang meningkatkan produksi hormon kortisol. Kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, dapat memengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan nafsu makan, terutama untuk makanan tinggi lemak dan gula. Sebagai akibatnya, konsumsi makanan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko obesitas pada ibu rumah tangga yang mengalami stres kronis.
Selain itu, stres juga dapat memengaruhi perilaku makan. Banyak ibu rumah tangga yang cenderung menggunakan makanan sebagai mekanisme koping untuk mengatasi stres atau ketegangan emosional. Pola makan emosional ini sering kali melibatkan konsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi sebagai respons terhadap stres, yang dapat menyebabkan penumpukan lemak tubuh dan obesitas.
Selain faktor perilaku, stres juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Banyak ibu rumah tangga mengalami gangguan tidur akibat stres yang berkepanjangan. Gangguan tidur dapat mengganggu regulasi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin. Ketidakseimbangan hormonal ini dapat meningkatkan keinginan untuk makan berlebihan dan memilih makanan yang tidak sehat, yang pada akhirnya dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan risiko obesitas.
Untuk mengatasi hubungan antara stres dan obesitas pada ibu rumah tangga, penting untuk mengadopsi strategi manajemen stres yang efektif. Ini bisa mencakup teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau olahraga. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran akan pola makan sehat dan menghindari menggunakan makanan sebagai mekanisme koping. Mendukung sistem dukungan sosial yang kuat juga dapat membantu ibu rumah tangga mengatasi stres dan mencegah obesitas.
Dengan memahami hubungan antara stres dan obesitas serta mengadopsi strategi manajemen stres yang tepat, ibu rumah tangga dapat memprioritaskan kesehatan mereka sendiri sambil mengelola tuntutan kompleks dari peran rumah tangga dan kehidupan sehari-hari.
Penulis :
Reki Arjuliana Hs, AMG, SST
Instagram : @rekiarjulianahs
Obesitas pada wanita, Dampak obesitas pada ibu rumah tangga, Kesehatan mental dan obesitas pada wanita, Strategi manajemen obesitas untuk ibu rumah tangga, Penyebab obesitas pada wanita dewasa, Risiko obesitas terhadap kesehatan mental ibu rumah tangga, Pengaruh lingkungan rumah tangga terhadap pola makan dan obesitas, Peran stres dalam obesitas wanita dewasa, Hubungan antara depresi dan obesitas pada ibu rumah tangga, Dukungan sosial dalam mengatasi obesitas pada wanita dewasa
--- Sayangi Tubuh ---
